Website kantor jasa yang bikin calon klien percaya duluan.
Untuk notaris & PPAT, konsultan pajak, kantor akuntan, kantor hukum, biro jasa, dan konsultan bisnis. Layanan, profil tim, dan cara konsultasi disajikan tenang dan meyakinkan.
contoh- notaris & PPAT
- konsultan pajak
- kantor akuntan
- kantor hukum
- biro jasa perizinan
- konsultan bisnis
Masalah umum website jasa profesional.
Bukan soal desain yang kurang cakep, tapi soal calon pelanggan yang nggak dapat jawaban.
Kredibilitas nggak terlihat
Calon klien biasanya mengecek profil kantor sebelum menghubungi. Kalau yang muncul cuma alamat di Maps, mereka ragu.
Ruang lingkup layanan kabur
Orang nggak yakin apakah masalahnya kamu tangani, jadi nggak jadi bertanya.
Konsultasi pertama ribet
Harus telepon di jam kerja dan nggak tahu dokumen apa yang perlu disiapkan.
Halaman yang dibutuhkan.
Susunan yang kami sarankan untuk website jasa profesional. Bisa mulai dari satu halaman panjang, lalu dipecah saat bisnisnya tumbuh.
disesuaikan sama bisnismu, ya
- 1
Beranda
Bidang keahlian, siapa yang dilayani, dan tombol jadwalkan konsultasi.
- 2
Layanan
Per layanan: ruang lingkup, dokumen yang perlu disiapkan, dan alur.
- 3
Profil tim
Partner dan staf ahli, latar belakang, dan izin praktik yang memang dimiliki.
- 4
Biaya konsultasi
Kisaran atau cara penghitungan biaya, kalau ingin ditampilkan.
- 5
Artikel & panduan
Penjelasan aturan atau prosedur yang sering ditanyakan klien.
- 6
Kontak & jadwal
Alamat kantor, jam layanan, dan tombol WhatsApp untuk membuat janji.
Yang bikin website jasa profesional kerja.
Janji konsultasi via WhatsApp
Pesan berisi jenis keperluan, jadi kamu siap sebelum bertemu.
Artikel untuk SEO
Panduan seperti "cara balik nama sertifikat" yang membawa calon klien dari Google.
Tampilan tenang & rapi
Tipografi dan warna yang serius tanpa kaku, sesuai karakter kantormu.
Kerahasiaan dijaga
Tanpa nama klien atau perkara di website, kecuali sudah diizinkan.
- SEO teknis & sitemap
- Meta Pixel + CAPI
- Google Analytics 4
- Tracking klik WA
- Search Console
- SSL & keamanan
- Garansi bug 30 hari
Dari ngobrol sampai online.
Alurnya jelas dari awal, dan tiap tahapnya bisa kamu pantau. Sama untuk semua jenis usaha.
- 01
Konsultasi
30 menit, gratis. Kita isi brief bareng.
- 02
Proposal
Maks. 2 hari kerja setelah konsultasi, angka final tertulis.
- 03
Desain
Halaman utama dulu, revisi, lalu disetujui.
- 04
Development
Bisa kamu pantau di link staging.
- 05
Launch & serah terima
Checklist Launch Standard lulus 100%, akses diserahkan.
Mau lihat hasil jadinya dulu? Buka proyek demo kami
Monster yang perlu diwaspadai di website jasa profesional.
Cek website-ku gratisPaket yang paling pas.
Untuk website jasa profesional, biasanya mulai dari sini. Angka final ada di proposal tertulis, belum PPN.
Company Profile Starter
Website bisnis lengkap untuk kredibilitas dan mulai ditemukan di Google.
- Hingga 5 halaman
- 1 halaman layanan untuk SEO
- 2 putaran revisi
- Jadi 2โ3 minggu
Company Profile Business
Untuk bisnis yang serius menggarap SEO dan konten.
- Hingga 10 halaman
- Blog / artikel dengan CMS
- Halaman SEO per layanan (hingga 5)
- Multi-bahasa opsional (+Rp1,5 jt)
- 3 putaran revisi
- Jadi 3โ5 minggu
Soal website jasa profesional
Belum kejawab? Tanya langsung di WhatsApp, dibalas di jam kerja.
Profesiku punya kode etik soal promosi, gimana?
Website bisa dibuat informatif saja: profil, layanan, alamat, dan cara menghubungi, tanpa bahasa promosi. Kamu yang paling tahu batasan kode etik profesimu, jadi isinya kita sesuaikan bareng.
Testimoni klien perlu ditampilkan?
Nggak wajib, dan untuk layanan yang sensitif sering lebih baik nggak. Kepercayaan bisa dibangun lewat profil tim, artikel, dan penjelasan layanan yang jelas.
Artikelnya siapa yang menulis?
Bahannya dari kamu atau tim, kami rapikan bahasanya supaya mudah dipahami orang awam. Paket Company Profile Business sudah termasuk blog dengan CMS.
Website untuk usaha lain
Sektor B2B & properti
Ngobrol soal website jasa profesional.
30 menit, gratis. Ceritain usahamu, kami tunjukkan susunan website yang paling masuk akal, termasuk kalau ternyata belum perlu.



